BAYANAKA.CO – Menjelang musim mudik Lebaran, memastikan kondisi mobil dalam keadaan prima menjadi hal yang sangat penting.
Perjalanan jarak jauh, terutama melalui jalan tol atau jalur pegunungan, menuntut kendaraan berada dalam kondisi optimal.
Salah satu kondisi darurat yang paling ditakuti pengemudi adalah rem blong saat mobil melaju di kecepatan tinggi.
Situasi ini tentu bisa memicu kepanikan, apalagi jika terjadi secara tiba-tiba di tengah arus lalu lintas yang padat. Padahal, kepanikan justru dapat memperburuk keadaan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, menegaskan bahwa hal paling penting ketika menghadapi kondisi tersebut adalah tetap tenang dan mampu mengendalikan diri.
Menurutnya, pengemudi hanya memiliki waktu beberapa detik untuk mengambil tindakan yang tepat.
“Jangan panik dan tetap kuasai diri, karena hanya ada beberapa detik untuk memastikan kendaraan masih bisa dikendalikan,” ujar Sony.
Karena itu, setiap pengemudi yang akan melakukan perjalanan mudik sebaiknya memahami cara mengatasi rem blong saat mudik agar dapat meminimalkan risiko kecelakaan.
1. Segera Lepaskan Pedal Gas
Langkah pertama yang harus dilakukan ketika rem tidak berfungsi adalah melepas kaki dari pedal gas.
Dengan melepas pedal gas, kendaraan tidak akan terus bertambah cepat. Hal ini memberi kesempatan bagi pengemudi untuk mengambil langkah selanjutnya dalam mengurangi laju mobil.
Tindakan sederhana ini sering kali terlupakan karena pengemudi sudah terlanjur panik.
2. Manfaatkan Engine Brake
Jika mobil menggunakan transmisi manual, pengemudi bisa memanfaatkan teknik engine brake dengan menurunkan gigi secara bertahap.
Cara ini membuat putaran mesin membantu menahan laju kendaraan sehingga mobil bisa melambat tanpa bergantung sepenuhnya pada sistem pengereman.
Namun penting untuk menurunkan gigi secara bertahap agar tidak merusak sistem transmisi.
3. Gunakan Rem Parkir Secara Perlahan
Rem parkir atau hand brake juga dapat dimanfaatkan untuk membantu memperlambat kendaraan.
Namun penggunaannya harus dilakukan secara perlahan dan bertahap.
Pengemudi disarankan menarik tuas rem parkir sekitar dua hingga tiga klik terlebih dahulu. Setelah itu, tarik kembali secara perlahan hingga kecepatan kendaraan mulai berkurang.
Menarik rem parkir secara mendadak dapat membuat roda belakang terkunci dan menyebabkan mobil kehilangan kendali.
4. Arahkan Mobil ke Sisi Jalan yang Aman
Saat mobil mulai melambat, pengemudi sebaiknya segera mengarahkannya ke sisi kiri jalan atau area yang paling aman.





