Seluruh barang dimuat dalam truk logistik yang dikawal secara ketat oleh sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap untuk memastikan keamanan distribusi selama perjalanan.
Satgas Kemanusiaan Polda Sumsel juga menyiapkan beberapa strategi antisipasi untuk menghadapi kemungkinan hambatan, seperti kondisi jalan yang rusak, kemacetan, hingga cuaca ekstrem. Kesiapan personel dan kelengkapan kendaraan menjadi faktor krusial agar bantuan dapat tiba sesuai jadwal.
“Kami berkomitmen agar seluruh bantuan tiba tepat waktu dan tepat sasaran. Masyarakat yang terdampak bencana sangat membutuhkan dukungan ini,” tambah Kompol Yuliko.
Pengawalan logistik ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polda Sumsel terhadap masyarakat di provinsi lain yang sedang menghadapi situasi sulit.
Dengan dukungan penuh dari unsur Brimob, Satgas berharap seluruh paket bantuan dapat segera dimanfaatkan oleh korban bencana untuk meringankan beban mereka selama masa pemulihan.
Misi ini sekaligus memperlihatkan soliditas antarwilayah di jajaran kepolisian, di mana sinergi dan kolaborasi terus diperkuat demi kepentingan kemanusiaan.
Keberadaan Satgas Kemanusiaan Polda Sumsel diharapkan dapat membantu percepatan distribusi bantuan, memperkuat ketahanan warga, serta memulihkan kondisi sosial di daerah terdampak.





