Sekda Sumsel Ungkap Inflasi Naik Saat Safari Ramadan di Bank Indonesia, Ini Dampaknya untuk Harga Pangan

by
by
Sekda Sumsel Edward Candra menghadiri Safari Ramadan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Palembang, membahas pengendalian inflasi dan penguatan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan, Senin (2/3/2026).
Sekda Sumsel Edward Candra menghadiri Safari Ramadan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Palembang, membahas pengendalian inflasi dan penguatan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan, Senin (2/3/2026).

PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Edward Candra melaksanakan Safari Ramadan di Lobi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Senin (2/3/2026).

Kegiatan Safari Ramadan Sekda Sumsel di Bank Indonesia ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan Bank Indonesia, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah selama bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Edward Candra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan yang telah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumsel tahun ini.

“Dengan harapan semoga Allah SWT memberkahi apa yang menjadi kegiatan kita malam ini,” ujarnya di hadapan para tamu undangan dan jemaah yang hadir.

BACA JUGA:  Jadi Khatib Jumat di Mapolda Sumsel, Ustaz Abdul Somad Ingatkan Tugas Polisi Adalah Amanah

Safari Ramadan Jadi Agenda Strategis Pemprov Sumsel

Edward menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan program rutin Pemerintah Provinsi Sumsel setiap bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan antarinstansi.

Menurutnya, Safari Ramadan juga menjadi momentum menyemarakkan bulan suci dengan kegiatan yang bermanfaat, baik dari sisi keagamaan maupun sosial.

Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah dalam acara tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah Sumsel, khususnya di tengah dinamika ekonomi global yang berdampak pada kondisi daerah.

BACA JUGA:  Ramadhan Berbagi, DWP Kota Palembang Kunjungi Panti Asuhan Al Yamin dan Tebar Kebahagiaan

Inflasi Sumsel Alami Kenaikan, Dampak Gejolak Global

Dalam kesempatan itu, Edward turut menyoroti kondisi inflasi di Sumatera Selatan. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan rilis terbaru dari Badan Pusat Statistik, angka inflasi di Sumsel mengalami sedikit kenaikan.

“Tadi dirilis BPS, inflasi kita agak naik. Ini barangkali dampak atau efek dari apa yang terjadi di Timur Tengah,” ungkapnya.

Kenaikan inflasi tersebut dinilai tidak lepas dari dinamika global, termasuk ketidakstabilan geopolitik yang memengaruhi rantai pasok dan harga komoditas.

Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumsel bersama Bank Indonesia dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama saat Ramadan dan menjelang Idulfitri, ketika permintaan bahan pokok cenderung meningkat.

BACA JUGA:  Kakanwil Kemenag Sumsel Pimpin Upacara HAB ke-80, Tekankan Kerukunan dan Kedaulatan AI

Peran Bank Indonesia dalam Pengendalian Inflasi

Edward menegaskan bahwa peran Bank Indonesia sangat penting dalam pengendalian inflasi daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas moneter dinilai mampu menjaga stabilitas harga, khususnya komoditas pangan strategis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *