Hasil Rukyatul Hilal Terbaru: Idul Fitri 2026 Diprediksi 21 Maret, Ini Penjelasan Kemenag

by
by
Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, memimpin langsung rukyatul hilal di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (19/03/2026).
Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, memimpin langsung rukyatul hilal di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (19/03/2026).
BACA JUGA:  Bukan Cuma Pempek, Ini 5 Tempat Nongkrong Asyik di Kota Palembang

Imbauan Persatuan di Tengah Perbedaan

Menanggapi potensi perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri, Syafitri Irwan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan saling menghormati.

Menurutnya, perbedaan dalam penentuan awal bulan Hijriah merupakan hal yang wajar dalam ranah ijtihad. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak menjadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk saling menghormati jika terjadi perbedaan. Ini adalah bagian dari dinamika dalam penetapan hukum Islam,” katanya.

Makna Idul Fitri Lebih dari Sekadar Perayaan

Lebih lanjut, Syafitri menekankan bahwa esensi Idul Fitri bukan hanya sebatas perayaan, tetapi juga momentum untuk mempertahankan nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama bulan Ramadan.

BACA JUGA:  Herman Deru Resmi Kukuhkan Pengurus LLI Sumsel 2025–2030, Peran Lansia dalam Pembangunan Jadi Sorotan

Ia mengingatkan bahwa kemenangan sejati terletak pada konsistensi dalam menjalankan amalan baik setelah Ramadan berakhir.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga amalan baik yang telah dilatih selama Ramadan agar terus berlanjut. Itulah makna kemenangan yang sesungguhnya,” pesannya.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak hanya fokus pada penetapan tanggal, tetapi juga pada peningkatan kualitas ibadah dan kehidupan spiritual ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *