Jelang Lebaran 2026, Pemprov Sumsel Siaga Inflasi dan Stok Pangan Aman

by
by
Sekda Sumsel Edward Candra mengikuti Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah 2026 secara virtual dari Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Senin (16/3/2026).
Sekda Sumsel Edward Candra mengikuti Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah 2026 secara virtual dari Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Senin (16/3/2026).

PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Kegiatan penting tersebut diikuti langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Dr. Drs. H Edward Candra, M.H., dari Command Center Kantor Gubernur Sumsel pada Senin (16/3/2026).

Rakornas ini dilaksanakan secara virtual dan melibatkan seluruh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia, sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kestabilan ekonomi nasional.

BACA JUGA:  Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Sumsel Jadi Andalan Nasional

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi.

Tidak hanya fokus pada stabilitas harga, Rakornas ini juga membahas berbagai isu strategis nasional yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Fokus Pengendalian Inflasi Jelang Lebaran

Salah satu poin utama yang menjadi perhatian dalam Rakornas adalah kesiapsiagaan pemerintah daerah menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Momentum Lebaran dikenal sebagai periode dengan tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi, sehingga berpotensi memicu kenaikan harga bahan pokok.

BACA JUGA:  Herman Deru Dampingi Kapolri Tanam Jagung Serentak 2026, Target 1 Juta Hektare untuk Swasembada Pangan

Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi Sumsel diminta untuk memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman dan distribusi berjalan lancar.

Selain itu, kelancaran arus mudik juga menjadi perhatian penting agar masyarakat dapat merayakan Hari Raya dengan nyaman.

Sekda Sumsel, Edward Candra, menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan seluruh arahan pemerintah pusat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di pasar.

Ia juga menyebutkan bahwa pemantauan harga komoditas akan dilakukan secara intensif.

BACA JUGA:  Resmi! Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret, Ini Penjelasan Lengkap Pemerintah

“Kami akan terus memantau pergerakan harga bahan pokok di pasar. Tujuannya agar inflasi tetap terkendali dan masyarakat dapat menjalani Idul Fitri dengan tenang,” ujarnya.

Peran Strategis Daerah dalam Menekan Inflasi

Pengendalian inflasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan peran aktif pemerintah daerah.

Dalam Rakornas tersebut, setiap daerah didorong untuk mengambil langkah konkret sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.

Sumatera Selatan sendiri memiliki sejumlah komoditas unggulan yang berpengaruh terhadap inflasi, seperti beras, cabai, dan bahan pangan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *