Polda Sumsel Layani 329 Ribu Pemudik, Kapolda Pastikan Operasi Ketupat Berjalan Optimal

by
Polda Sumsel Layani 329 Ribu Pemudik, Kapolda Pastikan Operasi Ketupat Berjalan Optimal
Polda Sumsel Layani 329 Ribu Pemudik, Kapolda Pastikan Operasi Ketupat Berjalan Optimal

PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr Sandi Nugroho memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 berjalan optimal sebagai bagian dari operasi nasional Polri dalam mengamankan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

Polda Sumsel mencatat lebih dari 329 ribu pergerakan penumpang terlayani aman hanya dalam satu hari, menegaskan kesiapan penuh jajaran kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Sebagai bagian dari strategi pengamanan nasional, Polda Sumsel secara konsisten mengendalikan operasi melalui sistem komando terpadu di bawah Kapolda Sumsel. Seluruh jajaran bergerak serentak mengamankan jalur mudik, mulai dari darat, laut, hingga udara.

Lebih lanjut, Polda Sumsel mencatat 302.019 penumpang penyeberangan, 7.628 penumpang terminal, 5.127 penumpang kereta api, serta 14.873 penumpang di bandar udara.

BACA JUGA:  Sekda Edward Candra Dorong Pengelolaan Air Terpadu untuk Dukung Pangan Sumsel

Dengan demikian, total mobilitas masyarakat yang terlayani mencapai lebih dari 329 ribu orang dalam satu hari, yang seluruhnya berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Di sisi lain, pengawasan lalu lintas menunjukkan tren pergerakan yang dinamis. Polda Sumsel mengelola arus kendaraan di lima ruas tol utama secara terukur, yaitu Tol Palindra, Indralaya–Prabumulih, Kapal Betung, Terpeka, dan Betajam.

Petugas memanfaatkan data real-time untuk menerapkan rekayasa lalu lintas secara cepat dan presisi sehingga tidak terjadi kemacetan signifikan.

Untuk memastikan efektivitas operasi, Polda Sumsel mengerahkan ribuan personel dalam tujuh Satgas terintegrasi. Seluruh Satgas menjalankan fungsi preemtif, preventif, hingga penegakan hukum secara simultan.

BACA JUGA:  Tak Kenal Lelah, Ratu Dewa Terus Terima Kunjungan dan Perkuat Silaturahmi di Palembang

Bahkan, pendekatan humanis tetap dikedepankan melalui 1.750 kegiatan edukasi masyarakat, yang secara langsung meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.

Selain itu, Ditlantas Polda Sumsel memperkuat penindakan berbasis teknologi dengan sistem ETLE, yang menindak puluhan pelanggaran secara elektronik. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan, tetapi juga menciptakan efek jera yang terukur.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho menegaskan bahwa seluruh jajaran harus hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat secara nyata.

“Kami memastikan seluruh personel bekerja maksimal di lapangan. Tidak boleh ada titik pengamanan yang lengah. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dalam Operasi Ketupat Musi 2026,” tegas Kapolda.

BACA JUGA:  Siapkan 2.865 Personel Gabungan Ops Lilin Musi 2025, Polda Sumsel Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Energi Wilayah Sumsel

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari kelancaran arus mudik, tetapi juga dari tingkat kepercayaan publik terhadap Polri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *