PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Brigadir Jenderal TNI Adri Koesdyanto menerima kunjungan silaturahmi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palembang yang baru, Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan.
Pertemuan berlangsung di Makorem 044/Gapo Palembang, Senin (5/1/2026), dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Kunjungan ini merupakan silaturahmi perdana Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan sejak resmi menjabat sebagai Danlanal Palembang.
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Arry memperkenalkan diri sebagai pejabat baru sekaligus warga baru di wilayah Sumatera Selatan. Pertemuan diawali dengan bincang santai yang mencerminkan soliditas dan kekompakan antar satuan TNI.
Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto menyambut baik kedatangan Danlanal Palembang beserta rombongan.
Ia menilai silaturahmi ini sangat penting sebagai langkah awal untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar matra TNI, khususnya dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah Sumatera Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan menyampaikan perhatian serius terhadap tingginya peredaran narkoba di wilayah Sumatera Selatan.
Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar narkoba yang beredar masuk melalui jalur laut, baik menggunakan kapal kecil maupun memanfaatkan aktivitas nelayan sebagai modus penyelundupan.
“Peredaran narkoba melalui jalur laut masih menjadi ancaman serius. Oleh karena itu, Lanal Palembang akan memperketat pengawasan di wilayah perairan yang selama ini rawan dijadikan jalur masuk narkoba,” tegas Kolonel Laut Arry Hendrawan.
Ia menambahkan, Lanal Palembang akan meningkatkan intensitas patroli laut serta melakukan pengecekan secara rutin terhadap kapal-kapal yang melintas.
Selain itu, pihaknya juga akan memperhatikan aktivitas nelayan yang terindikasi mencurigakan guna mencegah penyalahgunaan jalur laut sebagai sarana peredaran narkotika.
Menanggapi hal tersebut, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto membenarkan bahwa peredaran narkoba di Sumatera Selatan tergolong tinggi dan menjadi perhatian serius semua pihak.
Menurutnya, jalur laut kerap dimanfaatkan oleh jaringan narkoba karena dianggap lebih aman dan minim pengawasan dibandingkan jalur darat.
“Permasalahan narkoba ini tidak bisa ditangani sendiri. Dibutuhkan kerja sama dan sinergi lintas instansi, termasuk antar matra TNI, agar upaya pencegahan dan penindakan bisa berjalan maksimal,” ujar Brigjen TNI Adri Koesdyanto.
Ia menegaskan bahwa Korem 044/Gapo siap mendukung upaya Lanal Palembang dalam pemberantasan narkoba, baik melalui pertukaran informasi, operasi gabungan, maupun kegiatan pembinaan teritorial di wilayah pesisir.





