Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sulaiman Amin, menyampaikan bahwa peringatan ini juga menjadi momentum strategis untuk mengangkat potensi wisata sejarah di Palembang. Ia menegaskan masih banyak jejak perjuangan yang belum dikenal luas oleh masyarakat.
“Kami akan lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Banyak jejak perjuangan yang bisa kita angkat menjadi destinasi wisata sejarah. Ini bukan hanya soal mengenang, tetapi juga menghidupkan kembali semangat dan kebanggaan akan kota ini,” ungkap Sulaiman.
Melalui peringatan ini, Pemkot Palembang berharap generasi muda tidak hanya mengetahui sejarah dari buku pelajaran, tetapi juga merasakannya secara langsung.
Semangat perjuangan Lima Hari Lima Malam diharapkan terus hidup, menjadi fondasi kuat dalam membangun Palembang yang berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing di masa depan.





