Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memberikan motivasi kepada seluruh jajaran Samsat yang ia sebut sebagai “tentara pendapatan daerah”.
Peran Samsat dinilai sangat strategis dalam menjaga keberlanjutan APBD dan mendukung program-program pembangunan di Sumsel.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel Achmad Rizwan dalam laporannya menyampaikan bahwa kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumsel tahun 2025 mencapai 32,43 persen. Adapun realisasi pajak daerah secara keseluruhan telah mencapai 97,44 persen dari target yang ditetapkan.
Pada kesempatan yang sama, Pemprov Sumsel juga kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan nasional P2DD sebagai Provinsi Terbaik I Wilayah Sumatera Tahun 2025 dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.
Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Sumsel dalam mendorong digitalisasi transaksi pemerintahan daerah demi peningkatan transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.





