PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, meninjau langsung kegiatan donor darah bersama paguyuban-paguyuban Tionghoa se-Sumatera Selatan yang digelar di YAP Ballroom, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan bertema Donor Darah di Bulan Berkah Wujud Solidaritas Kita untuk Sesama” tersebut diselenggarakan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Sumsel sebagai bentuk kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, Ketua PMI Kota Palembang Dewi Ratu Dewa, serta sejumlah unsur organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Apresiasi Gubernur atas Solidaritas PSMTI
Dalam sambutannya, Herman Deru mengaku bangga dan menyampaikan apresiasi kepada PSMTI sebagai pemrakarsa kegiatan donor darah tersebut.
Ia menilai kegiatan ini mencerminkan karakter masyarakat Sumsel yang memiliki semangat tolong-menolong tinggi.
“Sebagai pembina, saya sangat bangga dan berterima kasih kepada pemrakarsa donor darah bersama ini. Ini merupakan cerminan masyarakat Sumsel, bahwa kita adalah penolong, apalagi ketika melihat sesama yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Herman Deru, semangat kepedulian masyarakat Sumatera Selatan sejatinya sangat besar.
Namun, dibutuhkan kanal atau wadah yang jelas agar masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya dapat tersalurkan dengan baik dan terorganisir.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumsel, saya mengucapkan terima kasih kepada PSMTI yang telah melaksanakan acara ini,” tambahnya.
Dorong Penjadwalan Donor Darah Lebih Terencana
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga mendorong agar kegiatan donor darah bersama dapat dijadwalkan lebih awal dan diumumkan secara luas, terutama kepada para pendonor yang sudah pernah berkontribusi.
Menurutnya, banyak masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi, namun belum mengetahui jadwal pasti pelaksanaan donor darah.
Dengan perencanaan yang lebih matang dan sosialisasi yang maksimal, partisipasi pendonor diyakini akan meningkat signifikan.
“Mungkin banyak saudara kita yang memiliki kepedulian. Ke depan, jadwal donor darah bersama ini dibuat lebih awal dan disampaikan secara khusus kepada para donatur yang sudah ikut berkontribusi, sehingga semakin banyak pendonor yang berpartisipasi,” tegasnya.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas ketersediaan stok darah di Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang dan daerah sekitarnya.
Tekankan Transparansi Proses Transfusi dan Distribusi
Herman Deru menilai tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah tidak lepas dari faktor kepercayaan terhadap penyelenggara, khususnya PMI sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaan darah.





