Ia menilai kehadiran ribuan ojol dalam apel ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.
Kapolri juga menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong berbagai program strategis nasional yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan membuka lapangan kerja.
“Pemerintah saat ini juga terus mendorong program swasembada pangan serta 18 program hilirisasi besar, termasuk industri otomotif dan semikonduktor. Targetnya pada 2026 ini investasi tetap kondusif sehingga lapangan kerja dapat terus terjaga,” ujar Kapolri.
Fitur Panic Button untuk Perlindungan Ojol
Menanggapi aspirasi komunitas ojol yang sering menghadapi risiko di jalan, Kapolri memberikan instruksi khusus kepada Kapolda Sumsel untuk meningkatkan perlindungan terhadap para pengemudi.
Salah satu langkah yang didorong adalah optimalisasi teknologi melalui fitur Panic Button atau integrasi layanan darurat 110 milik kepolisian.
Dengan fitur tersebut, pengemudi ojol yang mengalami ancaman atau menjadi korban kejahatan dapat segera meminta bantuan aparat kepolisian.
“Saya minta Kapolda mengaktifkan fitur Panic Button atau integrasi layanan 110. Jika rekan-rekan ojol merasa terancam atau menjadi korban kejahatan di jalan, cukup tekan tombol tersebut agar personel kepolisian bisa merespons dengan cepat,” tegas Kapolri.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman bagi para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja di jalan raya dengan berbagai risiko.
Sinergi untuk Sumsel yang Aman
Apel “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” menjadi simbol kuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Kehadiran ribuan ojol dan buruh membuktikan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama.
Dengan dukungan teknologi, kesadaran masyarakat, serta kerja sama lintas sektor, diharapkan situasi keamanan di Sumatera Selatan, khususnya Palembang, dapat terus terjaga.
Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi penting bagi pembangunan daerah, pertumbuhan ekonomi, serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.





