106 Posyandu di Palembang Butuh Peran Pemuda, Dewi Sastrani: Jangan Jadi Penonton!

by
by
Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Palembang, Dewi Sastrani, menyampaikan materi saat Bimtek Sinergi Karang Taruna dan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Ruang Parameswara, Rabu (18/2/2026).
Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Palembang, Dewi Sastrani, menyampaikan materi saat Bimtek Sinergi Karang Taruna dan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Ruang Parameswara, Rabu (18/2/2026).

Jumlah tersebut menunjukkan besarnya cakupan layanan kesehatan berbasis masyarakat yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk generasi muda.

“Sinergi ini merupakan langkah nyata dalam membantu kegiatan Posyandu, baik dari sisi administrasi maupun pelayanan langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Palembang Resmi Buka Turnamen Bola Voli Walikota Cup 2025

Dengan keterlibatan Karang Taruna, diharapkan pelayanan Posyandu dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya ibu dan anak.

Dorong Terwujudnya Palembang Berdaya dan Sejahtera

Melalui kegiatan Bimtek ini, Dewi berharap Karang Taruna dapat menjadi generasi penerus yang aktif dalam mendukung keberlangsungan Posyandu di masa depan.

Ia menilai keberadaan pemuda sangat penting dalam memastikan program kesehatan masyarakat berjalan secara berkelanjutan.

Selain itu, sinergi ini juga diharapkan mampu memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.

BACA JUGA:  Perkuat Sinergi TNI, Danrem 044/Gapo Terima Silaturahmi Perdana Danlanal Palembang

Dengan keterlibatan aktif dalam kegiatan Posyandu, Karang Taruna tidak hanya berkontribusi dalam bidang kesehatan, tetapi juga dalam pembangunan sosial secara keseluruhan.

“Semoga Karang Taruna bisa menjadi generasi penerus kegiatan Posyandu, sehingga mampu mewujudkan Palembang yang berdaya dan sejahtera,” pungkas Dewi Sastrani.

Kegiatan Bimtek Sinergi Karang Taruna dan Posyandu ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam memberdayakan generasi muda untuk terlibat langsung dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Dengan sinergi yang kuat antara pemuda dan Posyandu, diharapkan berbagai program kesehatan, termasuk percepatan penurunan stunting, dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Palembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *