“Ada kesetaraan dan legitimasi yang harus dijaga. Wartawan bersertifikat dituntut lebih profesional dan hasil kerja jurnalistiknya dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Menurut Agung, UPN Veteran Yogyakarta telah menggelar UKW sebanyak 1700 peserta sebelumnya, dengan 200 hingga 230 wartawan dinyatakan kompeten. Untuk tahun 2025, pihaknya menargetkan tambahan 250 wartawan kompeten melalui safari UKW di berbagai daerah.
Penyelenggaraan UKW ini diharapkan memperkuat kualitas pers Sumatera Selatan dalam menghadapi pesatnya perubahan teknologi dan pola konsumsi informasi publik.
Dengan wartawan terlatih dan berkompeten, pers di Sumsel diyakini mampu tetap relevan, independen, dan berfungsi sebagai pilar demokrasi yang menjaga kepentingan publik,” pungkasnya.





