PALEMBANG, BAYANAKA.CO – Keluarga besar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Selatan menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Ballroom Hotel Harper Palembang, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pengembang, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan sektor perumahan di Sumatera Selatan.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sejumlah pengembang anggota REI, perwakilan pemerintah daerah, serta mitra strategis yang mendukung pembangunan sektor properti di wilayah Sumatera Selatan.
Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy Salim, secara langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme anggota REI yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, sekitar 35 persen anggota REI Sumsel hadir dalam acara ini, termasuk perwakilan komisariat dari Lubuk Linggau dan Lahat.
“Alhamdulillah, pada tahun 2025 lalu kita telah mencatatkan sejarah dengan pencapaian pendidikan nasional bagi anggota. Kami juga mengapresiasi pemerintah provinsi dan pemerintah kota yang terus mendukung kemudahan perizinan pembangunan rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Zewwy.
Dukungan Pemerintah Dorong Pertumbuhan Properti
Zewwy menilai dukungan regulasi dan percepatan perizinan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas industri properti, terutama di tengah kondisi ekonomi yang terus berkembang.
Ia menegaskan bahwa REI Sumsel berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menyediakan hunian yang layak, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat.
Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap perumahan, khususnya melalui skema pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
REI Sumsel Catat Penyerapan FLPP 16.500 Unit
Apresiasi terhadap kinerja REI Sumsel juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sumsel, Ir. H. Novian Aswardani, ST., MM., IPM., ASEAN Eng.
Dalam sambutannya, ia menyebutkan bahwa kontribusi REI Sumsel dalam mendukung program perumahan nasional sangat signifikan.
Menurutnya, hingga saat ini REI Sumsel telah berhasil menyerap Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga 16.500 unit rumah.
“Angka ini sangat luar biasa dan memberikan dampak besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah sendiri,” jelas Novian.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi sektor properti.





