Menag Nasaruddin Umar memastikan bahwa bantuan yang diberikan bukanlah langkah terakhir. Ia meminta jajaran Kementerian Agama di tingkat pusat maupun daerah untuk terus melakukan pendampingan kepada madrasah, guru, dan keluarga siswa yang terdampak.
Pendampingan tersebut mencakup pendataan lanjutan terhadap berbagai kebutuhan yang masih diperlukan agar proses pemulihan dapat berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
“Kami akan terus hadir dan memastikan bahwa madrasah serta para guru tidak berjalan sendiri dalam menghadapi musibah ini. Negara harus hadir secara nyata,” tegas Menag.
Melalui bantuan ini, Kementerian Agama berharap aktivitas pendidikan madrasah di wilayah terdampak dapat segera pulih, serta para guru dan keluarga siswa dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik pascabencana.





