Jelang Sertijab, Danrem 044/Gapo Ungkap Fakta Post-Power Syndrome dan Pesan Haru untuk Prajurit

by
by
Brigjen TNI Adri Koesdyanto memberikan pengarahan kepada prajurit, PNS, dan Persit di Balai Prajurit Korem 044/Gapo menjelang serah terima jabatan sebagai Danrem Korem 044/Gapo, Rabu (25/2/2026).
Brigjen TNI Adri Koesdyanto memberikan pengarahan kepada prajurit, PNS, dan Persit di Balai Prajurit Korem 044/Gapo menjelang serah terima jabatan sebagai Danrem Korem 044/Gapo, Rabu (25/2/2026).

Ia berharap seluruh anggota dapat terus menjaga kekompakan hingga akhir masa penugasannya.

“Sisa waktu penugasan yang ada mari kita manfaatkan untuk semakin kompak dan semakin guyub,” katanya.

Permohonan maaf ini menjadi simbol kerendahan hati seorang pemimpin yang telah mengabdikan diri bagi satuannya.

BACA JUGA:  Sinergi Ulama dan Umara, Polda Sumsel Komitmen Jaga Kondusifitas Daerah

Peringatan Penting tentang Post-Power Syndrome

Salah satu pesan penting yang disampaikan Brigjen Adri adalah terkait fenomena Post-Power Syndrome atau sindrom pensiun.

Ia menjelaskan bahwa kondisi ini dapat terjadi ketika seseorang kehilangan jabatan, kewenangan, rutinitas, dan status sosial setelah pensiun.

Menurutnya, kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan mental jika tidak dipersiapkan dengan baik.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh anggota yang mendekati masa pensiun untuk:

  • Mempersiapkan mental sejak dini
  • Menjaga komunikasi dan silaturahmi
  • Menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga
  • Tetap aktif dalam kegiatan sosial
BACA JUGA:  Jelang Mudik Lebaran, 23 Posko Disiagakan di Palembang, 500 Personel Turun! Ini Titik Rawan

“Yang tidak kalah penting, carilah kesibukan dan tetap aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kita harus selalu siap mengabdi untuk masyarakat dalam bentuk apapun,” pesannya.

Pesan ini menjadi nasihat penting, tidak hanya bagi prajurit TNI, tetapi juga siapa pun yang akan memasuki masa pensiun.

Momen Perpisahan yang Penuh Makna

Kegiatan pengarahan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Momen tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh anggota Korem 044/Gapo.

BACA JUGA:  Korem 044/Gapo Gelar RAT Koperasi Kartika Gapo, Dorong Kemandirian Ekonomi Anggota

Di akhir pertemuan, Brigjen Adri menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna:

“Kenanglah Kami.”

Pesan tersebut menjadi simbol perpisahan sekaligus harapan agar kebersamaan yang telah terjalin tetap dikenang.

Warisan Kepemimpinan yang Akan Selalu Dikenang

Kepemimpinan Brigjen Adri di Korem 044/Gapo meninggalkan jejak kebersamaan, kekompakan, dan nilai-nilai moral yang kuat.

Ia tidak hanya memimpin secara struktural, tetapi juga memberikan teladan dalam kehidupan sosial dan mental.

BACA JUGA:  Makna Nuzulul Qur’an di Bulan Ramadhan: Pesan Penting Danrem 044/Gapo untuk Prajurit TNI

Serah terima jabatan bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru dalam perjalanan hidup dan pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.

Momen ini menjadi pengingat bahwa jabatan adalah amanah sementara, namun pengabdian dan kenangan akan selalu abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *