SEKAYU, BAYANAKA.CO – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi merilis hasil verifikasi administrasi program pelatihan sektor minyak dan gas (migas) untuk Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
Program bergengsi yang meloloskan 20 pemuda terbaik Muba ke PPSDM Migas Cepu ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa tinggi.
Tercatat sebanyak 143 pemuda-pemudi terbaik Muba mendaftarkan diri demi merebut kuota beasiswa penuh (100% gratis), termasuk seluruh biaya pendidikan dan transportasi pulang-pergi Palembang-Cepu.
Pesan Kuat Bupati Muba: “Andalkan Kemampuan Diri, Bukan Orang Dalam!”
Menanggapi tingginya animo tersebut, Bupati Musi Banyuasin, HM Toha Tohet, memberikan motivasi sekaligus peringatan keras kepada seluruh calon peserta. Beliau menegaskan bahwa era mencari pekerjaan atau fasilitas negara menggunakan jalur koneksi sudah selesai.
“Saya tegaskan kepada anak-anakku, calon peserta pelatihan migas, andalkan kemampuan dan kapasitas diri kalian sendiri! Percayalah pada potensi diri, jangan pernah mencari atau mengandalkan koneksi, keluarga, apalagi titipan orang dalam.
Ingat, yang akan duduk belajar dan meningkatkan keterampilan di Cepu itu adalah diri kalian sendiri, bukan orang lain. Begitu juga saat kalian memasuki dunia kerja industri migas nanti, seleksinya sangat ketat dan yang dinilai adalah kinerja nyata serta profesionalisme kalian.
“Jika kalian mampu dan kompeten, yakinlah pasti lulus. Jaga rasa percaya diri kalian!” tegas Bupati HM Toha Tohet.
Instruksi Kadisnakertrans: Ikuti Aturan dan Wajib Tepat Waktu!
Senada dengan arahan Bupati, Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, mengingatkan para peserta yang telah dinyatakan lolos tahap administrasi awal untuk mempersiapkan diri menghadapi tahapan tes substantif berikutnya secara serius dan disiplin.
“Kompetisi ini dilaksanakan secara jujur, transparan, dan objektif. Oleh karena itu, saya menginstruksikan kepada seluruh peserta untuk mengikuti semua proses tes dengan baik yang akan dilaksanakan di UPTD BLK Sekayu.
Tidak ada toleransi bagi ketidakdisiplinan. Seluruh peserta wajib hadir tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan, mematuhi semua tata tertib, dan mempersiapkan fisik serta mental. Tunjukkan bahwa pemuda Muba adalah SDM yang siap kerja dan berdaya saing tinggi untuk Indonesia,” ujar Herryandi Sinulingga.
Kadisnakertrans juga mengapresiasi tingginya keterlibatan pelamar perempuan tahun ini yang mencapai 45 orang dari total 143 pendaftar, khususnya pada jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas.





